APA & BAGAIMANA JALSATUL ITSNAIN ITU?
Jalsatul Itsnain ini, pada awal mulanya adalah nama yang dibuat serta dipakai oleh Al Habib Umar bin Hafidz untuk majelis maulid rutin mingguan "Ad Dhiyaul Lami" di setiap hari Senin di rumah beliau (Yaman) dan terus berlangsung sampai sekarang.
Dan nama Jalsah Itsnain ini dipakai nama pula oleh semua santri Al Habib Umar bin Hafidz di setiap majelis maulid Dhiyaul Lami, yang biasanya dilaksanakan rutin pada setiap malam Selasa, termasuk di Indonesia.
ADA DI MANA SAJA MAJELIS TERSEBUT?
Seperti Jalsah Itsnain, Majelis Rasulullah saw di masjid Al Munawwar Jakarta yang didirikan oleh Alm. Habib Mundzir Al Musawa, juga di Pesantren Al Fachriyah oleh Habib Jindan bin Novel, di Pondok As Shidqu Kuningan dan beberapa wilayah di Jawa Barat oleh Habib Quraisy bin Qosim Baharun, juga di Surabaya dan sekitar Jawa timur oleh Habib Idrus Alaydrus, dan di Kediri dan sekitarnya oleh Habib Syekh dan Habib Husin Akbar Ba'abud. dll
Lafadz Itsnain, selain memiliki arti hari senin, juga bisa betarti "Dua". Sebagaimana kita ketahui, bahwa istilah Jalsah Itsnain adalah bermakna Sebuah perkumpulan yang dilaksanakan pada hari Itsnain atau Senin.
Sedangkan kita juga mengetahui, bahwa rutinan Jalsatul Itsnain yang ada di Indonesia, pada umumnya dilaksanakan pada malam Selasa atau hari Selasa. Dan kita tahu, bahwa pergantian hari Senin ke hari Selasa adalah bersamaan dengan datangnya waktu maghrib. Ini sepertinya berarti, bahwa Jalsah Itsnain pada hari Selasa atau malam Selasa, sepertinya tidak sesuai antara nama "Itsnain" dengan waktu pelaksanaannya.
Bahwa Jalsah Itsnain, selain memiliki arti perkumpulan pada hari Senin, Jalsah Itsnain juga memiliki makna Jalsah Litsnain.
Berikut ini penjelasan Al Habib Husin Akbar Ba'abud :
"Jalsah Itsnain adalah tarkib Idhofiyah. Setiap Tarkib Idhofiyah pasti memiliki makna yang tersimpan, diantaranya ( فى، من، لِ ).
Dan dalam kalimat "Jalsah Itsnain" yang berarti Perkumpulan hari Senin, maka Idhofah tersebut mengira-ngirakan lafad ( فى : الظرفية ) yaitu makna tempat atau waktu. Sehingga Jalsah Itsnain berarti Pada waktu hari Senin.
Sedangkan Lafadz Idhofiyah Jalsah Itsnain ini, juga memiliki lafadz tersimpan yang lain, selain "فى", yaitu "لام" Lam yang bermakna "untuk... atau bagi...".
Sehingga dengan demikian, Jalsah Itsnain yang dilaksanakan selain pada hari Itsnain atau Senin, maka Jalsah Itsnain ini bermakna Jalsah Li-Itsnain, yang artinya untuk dua tujuan. Dua tujuan itu adalah : "lillah Wa lirasulih".
Jadi Jalsah Itsnain yang dilaksanakan selain pada hari Senin, sebagaimana yang ada di Indonesia adalah Jalsah Itsnain yang mengikuti makna yang kedua ini".
Wallahu a'lam.
* Keterangan ini merujuk kepada Taushiyah dari Al Habib syekh Ba'abud dan Al Habib Husin Akbar Ba'abud dalam acara Pembukaan rutin Jalsah Itsnain Kota Kediri dan sekitarnya.
Jalsatul Itsnain ini, pada awal mulanya adalah nama yang dibuat serta dipakai oleh Al Habib Umar bin Hafidz untuk majelis maulid rutin mingguan "Ad Dhiyaul Lami" di setiap hari Senin di rumah beliau (Yaman) dan terus berlangsung sampai sekarang.
Dan nama Jalsah Itsnain ini dipakai nama pula oleh semua santri Al Habib Umar bin Hafidz di setiap majelis maulid Dhiyaul Lami, yang biasanya dilaksanakan rutin pada setiap malam Selasa, termasuk di Indonesia.
ADA DI MANA SAJA MAJELIS TERSEBUT?
Seperti Jalsah Itsnain, Majelis Rasulullah saw di masjid Al Munawwar Jakarta yang didirikan oleh Alm. Habib Mundzir Al Musawa, juga di Pesantren Al Fachriyah oleh Habib Jindan bin Novel, di Pondok As Shidqu Kuningan dan beberapa wilayah di Jawa Barat oleh Habib Quraisy bin Qosim Baharun, juga di Surabaya dan sekitar Jawa timur oleh Habib Idrus Alaydrus, dan di Kediri dan sekitarnya oleh Habib Syekh dan Habib Husin Akbar Ba'abud. dll
![]() |
| Logo Jalsatul Itsnain Anwarus Sholihin Ponorogo - Jawa Timur |
Sedangkan kita juga mengetahui, bahwa rutinan Jalsatul Itsnain yang ada di Indonesia, pada umumnya dilaksanakan pada malam Selasa atau hari Selasa. Dan kita tahu, bahwa pergantian hari Senin ke hari Selasa adalah bersamaan dengan datangnya waktu maghrib. Ini sepertinya berarti, bahwa Jalsah Itsnain pada hari Selasa atau malam Selasa, sepertinya tidak sesuai antara nama "Itsnain" dengan waktu pelaksanaannya.
Bahwa Jalsah Itsnain, selain memiliki arti perkumpulan pada hari Senin, Jalsah Itsnain juga memiliki makna Jalsah Litsnain.
Berikut ini penjelasan Al Habib Husin Akbar Ba'abud :
"Jalsah Itsnain adalah tarkib Idhofiyah. Setiap Tarkib Idhofiyah pasti memiliki makna yang tersimpan, diantaranya ( فى، من، لِ ).
Dan dalam kalimat "Jalsah Itsnain" yang berarti Perkumpulan hari Senin, maka Idhofah tersebut mengira-ngirakan lafad ( فى : الظرفية ) yaitu makna tempat atau waktu. Sehingga Jalsah Itsnain berarti Pada waktu hari Senin.
Sedangkan Lafadz Idhofiyah Jalsah Itsnain ini, juga memiliki lafadz tersimpan yang lain, selain "فى", yaitu "لام" Lam yang bermakna "untuk... atau bagi...".
Sehingga dengan demikian, Jalsah Itsnain yang dilaksanakan selain pada hari Itsnain atau Senin, maka Jalsah Itsnain ini bermakna Jalsah Li-Itsnain, yang artinya untuk dua tujuan. Dua tujuan itu adalah : "lillah Wa lirasulih".
Jadi Jalsah Itsnain yang dilaksanakan selain pada hari Senin, sebagaimana yang ada di Indonesia adalah Jalsah Itsnain yang mengikuti makna yang kedua ini".
Wallahu a'lam.
* Keterangan ini merujuk kepada Taushiyah dari Al Habib syekh Ba'abud dan Al Habib Husin Akbar Ba'abud dalam acara Pembukaan rutin Jalsah Itsnain Kota Kediri dan sekitarnya.

Comments
Post a Comment